4 Destinasi Wisata Religi Amuntai di Kalimantan Selatan

0
50
views
sumber: google.co.id

Liburan religi Amuntai akan menjadi spot permulaan yang baru bagi para wisatawan yang ingin menjelajahi kekayaan alam dan kebiasaan Kalimantan Selatan. Mayoritas masyarakat yang tinggal di Kalsel adalah suku Banjar yang menganut agama Islam.
Ketika merancang denah tujuan tamasya religi di Amuntai, hampir beberapa besar tujuan tamasya religi yang tersedia adalah tamasya Islami. Sama seperti Kudus, di Amuntai kita dapat menemukan makam ulama tenar dengan gampang. Banyak pula peziarah yang rutin berkunjung dan melaksanakan ziarah.
Destinasi tamasya religi Amuntai
Bagi penggemar travelling, perjalanan tamasya religi di Kalimantan Selatan dapat jadi pengalaman baru atau justru pengalaman yang mempunyai kekuatan tarik nostalgia. Sebagai referensi, simak daftar tamasya religi menarik di Amuntai:

  1. Makam Habib Abu Bakar
    Warga sekitar yang tinggal di tempat Loksado, Kalimantan Selatan mengenal dengan betul-betul baik tokoh satu ini. Beliau adalah penyebar ajaran Islam yang hijrah dari Yaman, Yordania lalu Loksado.
    Walaupun tujuan utamanya adalah mengajarkan ajaran Islam untuk warga Loksado, tetapi banyak warga dari tempat lain yang mengikuti ajaran dakwahnya. Alasan utama peziarah datang ke Makam Habib Abu Bakar tak lain untuk mengenang pengorbanan keras beliau saat mengalami masa susah menyebarkan agama Islam.
  2. Makam Tumpang Talu
    Destinasi tamasya Amutai ini tak keok menarik dari Makam Habib Abu Bakar. Yang jadi kekuatan tarik utamanya adalah background sejarah yang berada di balik Makam Tumpang Talu. Zona makam ini konon adalah kuburan dari 3 pejuang kemerdekaan yang tewas imbas pertempuran Hantarukung. Masyarakat sekitar sengaja memakamkah mereka di tanah makam yang sama. Sampai sekarang, Makam Tumpang Talu masih banyak dikunjungi masyarakat setempat untuk berziarah sekaligus bernazar.
  3. Kubur Anam
    Jikalau sebelumnya kuburan diisi dengan 3 jenazah, maka Kubur Anam adalah tanah makam yang di dalamnya berisi 6 jenazah pejuang kemerdekaan yang tewas imbas pertempuran. Warga bukannya membuatkan lubang kuburan untuk masing-masing jenazah tetapi justru menguburkan mereka dalam dua lubang galian. Di mana satu lubang kuburan ditumpuk 3 jenazah.
  4. Makam H. Sa’duddin
    Liburan religi di Amuntai yang tak keok menarik dan menakjubkan dari deretan sebelumnya adalah zona Makam H. Sa’duddin. Haji Sa’duddin adalah ulama yang betul-betul populer dan mempunyai gelar Al-Alimul Al-lamah.
    Ketika berusia 35 tahun pasca memecahkan studi di Makkah Al-Mukarramah, beliau kembali untuk mengabdi dan mengajarkan ajaran Islam di kampung halaman, Indonesia. Dan pengorbanan kerasnya sukses, karena sampai sekarang Makam H. Sa’duddin masih ramai dikunjungi peziarah.
    Itulah daftar tamasya religi Amuntai. Masing-masing tempat tamasya mempunyai magnet dan kisah sejarah yang betul-betul unik. Kita yang lahir dan dibesarkan jauh dari Amuntai memperhatikan fenomena tempat tamasya religi di sini sebagai kawasan tamasya yang betul-betul unik.

Sumber: hariliburnasional.com