4 Wisata Religi Di Kota Kudus Dari Makam Hingga Klenteng

0
23
views
sumber: google.co.id

Wisata religi di Kota Kudus tidak bisa dihindari dari pengaruh Wali Songo. Mereka yang sengaja berkunjung untuk alasan tamasya spiritual tidak akan melewatkan kunjungan ke Makam Sunan Muria dan Makam Sunan Kudus yang keduanya dikebumikan di Kota Kudus. Keduanya memiliki jasa yang amat besar kepada syiar Islam di Kudus.
Daerah tamasya religi di Kota Kudus terpopuler

  1. Makam Sunan Kudus
    Terlepas dari sejauh apa pengetahuan kita tentang keagamaan, mengenal nama-nama Wali Songo merupakan hal yang semestinya. Hampir semua orang hapal dengan nama 9 wali yang amat berjasa hal yang demikian. Salah satunya merupakan Sayyid Ja’far Shadiq Azmatkhan yang lebih populer dengan julukan Sunan Kudus.
    Beliau merupakan salah seorang wali dari 9 wali yang memiliki tujuan mulia merupakan menyajikan ajaran agama Islam di tanah Kudus. Makam Sunan Kudus bisa kita temukan berdampingan dengan Masjid Al-Azsha atau rumit Menara Kudus.
  2. Makam Sunan Muria
    Selain Sunan Kudus, di Kudus juga terdapat makam Wali Songo lainnya merupakan Sunan Muria. Sama seperti Sunan Kudus, tujuan hidup dari Sunan Muria merupakan menyajikan agama Islam dengan sistem dakwah di Pulau Jawa.
    Makam Sunan Muria berada di Kudus komponen utara, pemilik nama asli Raden Umar Said ini memiliki banyak sekali penggemar. Tak aneh kalau makamnya selalu dikunjungi oleh peziarah tiap-tiap ketika.
  3. Klenteng Hok Tik Bio
    Daerah tamasya rohani Kudus selanjutnya berada di Tanjung Karang, wilayah ini diketahui luas sebagai daerah ibadah dari etnis Tionghoa. Fakta sejarahnya, klenteng yang berdiri semenjak 1741 ini dibangun oleh etnis Tionghoa yang selamat dari pembantaian menyeramkan yang dikerjakan VOC di Batavia.
    Mereka berhasil kabur dan sampai ke tanah Kudus, lalu kemudian membangun Klenteng Hok Tik Bio yang sampai ketika ini masih dirawat dan dilestarikan sebagai daerah tamasya religi dan daerah beribadah.
  4. Gapura Paduraksa Masjid
    Wisata religi Islam di Kudus amat bermacam, salah satu yang paling diketahui merupakan Gapura Paduraksa Masjid yang berdiri di abad ke-15. Masjid ini dibangun dengan material kayu mulanya, melainkan setelah direnovasi dengan material yang lebih kuat masjid ini kini memiliki gaya arsitektur yang unik dan lebih modern.
    Malahan kita bisa mengamati aplikasi gapura di salah satu sisi mesjidnya. Gapura diketahui sebagai pintu masuk yang itemnya amat bersinggungan dengan daerah ibadah umat Hindu. Pengelola sengaja membuat desain seperti itu, karena di Kudus dulu kebanyakan masyarakatnya menganut agama Buddha maupun Hindu.
    Menarik sekali daerah tamasya religi di Kota Kudus sehingga membuat kita beratensi dan terpanggil untuk datang ke sana. Dan setelah mengerjakan perjalanan spiritual yang cukup panjang, kita masih bisa mengisi waktu tamasya dengan mengunjungi wilayah tamasya alam dan modern lainnya di tanah Kudus.

Sumber: hariliburnasional.com