Keunikan dan Istimewanya Wisata Religi Umbul Jumprit Bersejarah

0
66
views
sumber: google.co.id

Tamasya religi Umbul Jumprit ialah wilayah tamasya suci khususnya bagi pemeluk Buddha yang taat di tanah air. Telah jadi rahasia biasa bila air kebermanfaatan yang diperlukan pada upacara Trisuci Waisak diambil dari Umbul Jumprit untuk kemudian dibawa ke rumit Candi Borobudur. Dikala berkunjung ke daerah tamasya ini, kita tak cuma mendapat pengetahuan tambahan perihal agama Buddha melainkan sekalian memperkaya wawasan sejarah.
Keistimewaan tamasya religi Umbul Jumprit

  1. Asal Masukan Pemberian Nama
    Walaupun diketahui sebagai daerah suci umat Buddha, kongkretnya ada banyak sejarah yang mencontoh pembangunan dan perkembangan Umbul Jumprit. Menurut sejarah, nama Umbul Jumprit diambil dari nama Ki Jumprit yang mempertimbangkan untuk mengakhiri hidupnya sebab putus cita-cita dengan penyakit parah yang diderita.
    Melainkan suatu hari, Ki Jumprit mendapat wangsit yang memintanya untuk pergi ke pemandian di dekat rumit pemakaman Pangeran Singonegoro dan mandi di sana. Sesudah mandi di sana, penyakit yang dideritanya sembuh dan kemudian ia usai sebagai juru kunci hingga akhir hidupnya. Sehingga warga sekitar yang mengenal kisahnya, menerapkan namanya untuk menamai daerah hal yang demikian.
  2. Menaruh Bukti Sejarah Keruntuhan Kerajaan Majapahit
    Disebut sebagai tamasya religi di Temanggung terunggul sebab ada sejarah suram yang pernah terjadi di Umbul Jumprit merupakan ambruknya kejayaan kerajaan Majapahit. Keruntuhan hal yang demikian terjadi dampak perluasan kawasan yang dilaksanakan oleh Kerajaan Demak Islam di bawah arahan Raden Patah.
    Pangeran Singonegoro memilih untuk mengasingkan diri sesudah menjadi pengikut Raden Patah, bersama istri dan dua pengawal loyalnya ia pergi ke Tegalrejo untuk menyebarkan agama Hindu.
  3. Ritual Mandi Untuk Buang Beruntung
    Sebagaimana sejarah yang berkembang di daerah tamasya Temanggung hits ini banyak orang yang percaya bila melaksanakan ritual mandi sebagaimana yang dilaksanakan Ki Jumprit dapat mendatangkan profit. Terutamanya jika buang celana dalam bekas mandi di Umbul Jumprit, konon dapat menghilangkan kesiaan. Istiadat hal yang demikian sudah berkembang dan tumbuh bersama masyarakat Temanggung dan sampai sekarang masih dilestarikan. Wilayah tamasya ini hampir senantiasa ramai khususnya di malam 1 suro.
  4. Banyak Daerah Tamasya Lainnya Di sekitar
    Tak jauh dari wilayah Umbul Jumprit, pengunjung dapat menemukan daerah tamasya menarik lainnya seperti wisma perhutani. Di wisma perhutani hal yang demikian, pengunjung dapat berkemah atau menyewa ATV untuk mengitari wismanya. Di sana memang disediakan jalur khusus untuk ATV.
    Menuju ke Umbul Jumprit bukan perkara susah, cukup pergi ke Kecamatan Ngadirejo, Kab. Temanggung karenanya kita akan menemukan pertigaan ke Dieng. Daerah tamasya ini memang betul-betul dekat dengan Kecamatan Ngadirejo, supaya lebih gampang menemukan tempatnya dapat bertanya pada penduduk sekitar.
    Tetapi jika berencana ke daerah tamasya religi Umbul Jumprit ini dari Kota Wonosobo karenanya ambil arah ke Pasar Garung, sesudah itu ikuti jalannya sampai menemukan Ngadirejo.

Sumber: hariliburnasional.com