4 Perbedaan Water Cooled Chiller vs Air Cooled Chiller

0
142
views
sumber: google.co.id

Metode pendingin udara air cooled chiller pada dasarnya telah diterapkan oleh banyak merek AC di dunia. Perangkat ini laris manis di pasaran untuk memenuhi keperluan mesin pendingin industri ataupun gedung komersial. Seperti cafe, hotel, gedung olahraga, dan sebagainya.

Apa itu pendingin air-cooled?

Istilah water air cooled mungkin jauh lebih familier ketimbang pendingin air-cooled. Perangkat pendingin air juga jauh lebih banyak diinstalasi ketimbang perangkat pendingin udara. Sebagian pihak mengukur water cooled chiller jauh lebih efisien dan kencang dalam mendinginkan suatu ruangan.

Tetapi tahukah Anda kalau dipandang dari kompresor sentrifugal dan kecepatan variabel terkontrol. Tipe pendingin air-cooled jauh lebih bagus dari perangkat pendingin air. Pendingin air-cooled berprofesi dengan sistem meresap panas kemudian mendistribusikan kalor hal yang demikian ke udara di sekitar perangkat pendingin.

Pada dasarnya, bagus water cooled chiller ataupun pendingin air-cooled keduanya mempunyai mekanisme kerja yang serupa. Masing-masing juga terdiri dari perangkat evaporator, katup ekspansi, kondensor serta kompresor. Perbedaan paling mencolok antara kedua perangkat ini terdapat pada bahan bakarnya.

Perbedaan water cooled chiller vs air cooled chiller

Supaya lebih memahami perbedaan antara kedua perangkat pendingin hal yang demikian. Simak isu menarik berikut ini:

1.            Temperatur

Temperatur udara yang dijadikan oleh kedua perangkat dapat jadi sama atau berbeda tergantung dari kwalitas produknya. Tetapi rata-rata mesin pendingin air-cooled lebih bagus dalam menciptakan temperatur udara dingin ketimbang water cooled chiller.

Temperatur yang dijadikan oleh mesin ini jauh lebih stabil sehingga udara yang tercipta di dalam ruangan akan konsisten dingin. Walau terjadi perubahan cuaca ekstrem di luar ruangan dengan derajat panas yang lebih tinggi.

2.            Sistem pemasangan

Dari segi permodalan, memasang AC air chiller disebut-ucap lebih relatif murah harganya ketimbang pendingin udara bertenaga air. Pendingin air-cooled juga dapat diinstalasi di mana saja entah itu di lantai atau langit-langit ruangan.

Pengguna dapat menyesuaikan keperluan instalasi dengan struktur bangunan. Bila bangunan lebih sempit dan berkeinginan interior lega, biasanya chiller dipasang di langit-langit.

3.            Maintenance

Sebagai perangkat berkelanjutan yang diterapkan sehari-hari, AC semestinya dirawat secara terpola . Tahukah Anda kalau sempurna tarif perawatan yang diperlukan untuk maintenance air-cooled unit jauh lebih relatif murah?

Ini sebab mekanisme kerja perangkatnya yang menurunkan produksi debu dan kotoran pada tiap-tiap komponennya. Waktu yang diperlukan untuk merawat AC chiller cooled juga jauh lebih lama ketimbang water cooled chiller.

4.            Tarif operasional

Ada sebagian ragam tarif yang semestinya dipandang sesudah memasang pendingin udara. Mulai dari tarif servis, pergantian bagian atau mesin sampai tarif kekuatan listrik.

Menurut pada pengaplikasian kekuatan listriknya,  pendingin air-cooled jauh lebih hemat listrik. Anda yang beratensi menghemat listrik dikala mengoperasikan AC silakan instalasi pendingin air-cooled.

Itulah isu seputar air cooled chiller, salah satu metode AC yang banyak diterapkan di gedung berukuran besar di dunia.

Sumber: acwahana.com