Pelaut Wajib Tahu: 5 Kesalahan saat Berlayar Ini

0
87
views
sumber: google.co.id

Setiap pelaut memiliki insting berlayar sendiri. Tapi karena satu dan sebagian hal, kekeliruan tidak bisa terhindarkan. Kesalahan kecil ketika berlayar tidak akan memberikan dampak berarti tetapi kekeliruan besar bisa menyebabkan permasalahan besar. Para pelaut semestinya tahu bagaimana cara mengatur dan mengatasi kekeliruan yang mereka lakukan.
Akan lebih bagus lagi seandainya pelaut bisa menghindari melaksanakan kekeliruan sekecil apa malahan. Profesi yang sempurna sebagai pelaut akan menghindarkan Anda dari bahaya dan rintangan selama berlayar.
Pelaut semestinya tahu ragam-ragam kekeliruan ketika berlayar ini

  1. Peralatan kapal rusak
    Mengetahui kapal rusak ketika telah berlayar selama sebagian jam akan menyebabkan permasalahan yang berat lebih-lebih seandainya medan pelayarannya benar-benar sulit. Itulah mengapa penting sekali bagi para pelaut lebih-lebih komponen teknisi atau mesin untuk melaksanakan kontrol pengecekan.
    Pengecekan mesin akan menghindarkan Anda dari kerusakan kapal dampak human error. Ketika ada komponen kapal atau perlengkapan yang rusak langsung ganti atau perbaiki dengan yang baru. Pastikan kapal berlayar dengan hening dan nyaman sampai sukses mendarat di pelabuhan.
  2. Pelaut kelelahan
    Hal yang pelaut semestinya tahu merupakan keadaan kesehatan fisiknya. Para pelaut membutuhkan jasmani dan mental yang kuat agar bisa berlayar dengan bagus dari satu perairan ke perairan lainnya.
    Kapal yang memuat pelaut kelelahan cuma akan memunculkan permasalahan bagus untuk kapal Anda sendiri ataupun kapal orang lain. Segera kembalikan stamina yang hilang dengan beristirahat atau mengkonsumsi makanan. Walaupun pelaut yang sakit semestinya mendapat pengobatan agar kembali sehat seperti lazimnya.
  3. Tidak memahami pengetahuan standar berlayar
    Berlayar berbeda dengan berenang atau snorkeling. Keterampilan dan keahlian yang semestinya Anda miliki untuk berlayar jauh lebih rumit karena juga berkaitan dengan pengetahuan kapal.
    Jangan kaget seandainya kapal dengan pelaut profesional kapabel bertahan lebih lama daripada kapal yang memuat pelaut pemula. Walaupun Anda tidak memiliki banyak pengetahuan tentang kapal setidaknya bacalah info dasar mengenai pelayaran.
  4. Bukan navigator yang bagus
    Ketika mendaftar pada loker pelaut telah siapkah Anda dengan pertanyaan interview yang kemungkinan besar perusahaan berikan? Sebagian perusahaan lazimnya berharap mengetahui lebih dekat pelamar dengan membaca portofolio tetapi tidak sedikit yang berharap mengetahui pengalaman mereka.
    Sebagai calon pelaut, Anda semestinya membekali diri dengan pengalaman navigasi. Jadilah navigator yang bagus setidaknya untuk diri Anda sendiri. Berbeda dengan daratan yang memiliki papan pedoman jalan, lautan tidak demikian. Anda bisa saja salah jalan karena mengambil arah yang salah.
  5. Tidak membawa bahan makanan yang mencukupi
    Kesalahan lain yang sebenarnya masih bisa Anda hindari merupakan tidak melengkapi kapal dengan perbekalan yang mencukupi. Sebelum berlayar, Anda semestinya menghitung kru kemudian memperbandingkan dengan stok perbekalannya.
    Perbekalan bagi awak kapal sangatlah penting apalagi seandainya waktu pelayaran yang mereka habiskan benar-benar lama. Pelaut semestinya tahu, apa saja ragam bahan makanan yang semestinya mereka siapkan dan ragam alergi apa saja yang para kru miliki.

Sumber: jobpelaut.com